Keterampilan Interpersonal 2 : Kepemimpinan

Kuliah kelima Keterampilan Interpersonal pada tanggal 21 Desember 2010 yang lalu memberikan kita pengeetahuan tentang seorang Pemimpin yang baik itu seperti apa. Karena kita ketahui bahwa setiap orang itu pasti akan menjadi pemimpin, pemimpin untuk dirinya sendiri yang pasti. Seperti biasa kuliah indoor kali ini kita disisipkan banyak permainan yang tentu saja banyak pelajarn yang dapat kita pelajari yang bisa menjadi modal untuk hidup kita nanti. Apalagi berhubung dengan seorang pemimpin, seorang lulusan Sistem Informasi dengan basic bisnis dan maanjemen sehinggan kita nanti dituntut untuk mampu menjadi pemimpin bagi perusahaan yang kita miliki. Tanpa modal pengetahuan tentang kepemimpinan yang baik maka seorang pemimpin tidak akan bisa menjadikan perusahaannya maju atau menjadi lebih baik.

Banyak nilai-nilai yang dapat kita pelajari, yaitu :

 

1.      Cermin

Game ini bernama Cermin karena dalam game ini, semua peserta game menirukan kaca. Semua peserta game dengan kelompoknya amsing-masing dibagi menjadi 2 orang. Orang yang berada di sisi kiri pertama berakting sebagai orang yang bercermin ia harus bergerak mengikuti irama musik yang diputar. Sementara itu, orang yang berada di sisi kanan yang merupakan sebuah cermin tentu saja ia harus bergerak seperti benda yang ada didepannya (orang sisi kiri). Setelah beberapa saat, posisi orang yang bercermin dan kacapun ditukar bergantian.

Poin penting yang diterima dari permainan ini adalag betapa susah apabila kita bertingkah meniru orang lain, kita akan susah oleh karena itu kita harus bisa menjadi diri sendiri dimanapun dan kapanpun. Dengan begitu kita mengembangkanbakat dan kemampuan kita dimasa akan datang.

 

2.      Drama Raja dan 3 calon Pengurus kerajaan

Dalam sebuah kerajaan, terdapat seorang raja yang memimpin kerajaan tersebut. Ia merupakan pemimpin yang terkenal bijakasana dalam memimpin kerajaannya itu. Sayangnya, Ia sudah tua dan sakit-sakitan. Sehingga Ia harus segera mencari pengganti raja yang mampu untuk memimpin kerajaan tersebut. Raja tersebut mempunyai 3 orang anak yang sudah tumbuh besar. Ketiga anak itu dijadikan calon raja untuk menggantikan ayahnya. Untuk menentukan siapa yang akan menjadi raja, ketiga anak itu diberikan sebuah perintah. Tujuan diberikannya perintah tersebut adalah untuk menguji siapa yang pantas menggantikan raja tersebut. Perintah tersebut adalah : setiap pangeran wajib memberikan sesuatu kepada sang Raja. Sesuatu tersebut bisa berupa apa saja. Nantinya, siapa yang akan terpilih menjadi Raja akan ditentukan berdasarkan sesuatu yang mereka bawa.

Pangeran pertama membawkan sebuah batu 7 warna, batu yang hebat dan ajaib, batu ini melambangkan sebuah kekuatan untuknya ketika dia menjadi raja nanti.

Pengeran kedua membawa bunga edelweis. Bunga Edelweis ini terkenal bunga yang indah dan hanya tumbuh di daerah pengunungan. Jadi, dibutuhkan nyali untuk mangambil bunga ini, karena untuk meraihnya, sang pangeran harus mendaki ke gunung. Selain itu bunga Edelweis juga melambangkan rasa cinta yang tulus baik untuk pangeran dan ataupun rakyatnya nanti.

Sedangkan pangeran ketiga tidak membawa apa-apa. Ia hanya membawa sebuah cerita. Ia menceritakan bahwa ada sebuah sawah luas tanpa pemilik yang letaknya dekat dengan dengan muara sungai. Sebuah sawah yang subur dan indah. Terdengar sangat sederhana sesuatu yang pangeran ketiga berikan kepada sang Raja. Tapi karena pilihan itulah yang membuat raja memilihnya karena itu sebuah informasi yang sangat bermanfaat, bisa menjadi mata pencaharian rakyatnya nanti sehingga rakyat menjadi makmur.

Poin penting yang didapat dari game ini adalah seorang pemimpin yang baik adalah ketika ia adil dan bijaksana menentukan masa depan rakytanya. Memberikan yang terbaik, bukan mewariskan kerajaan pada anak yang disayang melainkan memberikan kerajaan untuk anak yang mampu membawa kerajaan menjadi lebih baik.

 

3.      Petani dan Supir Truk

Ada seorang petani yang kelelahan membawa barang – barangnya. Di tengah jalan, Ia duduk untuk istirahat sejenak. Siapa tahu Ia akan mendapat tumpangan. Kebetulan, sebuah truk melintas di hadapannya. Tanpa pikir panjang, Ia memberhentikan laju truk tersebut. Ia meminta ijin untuk menumpang truk tersebut. Setelah mendapat ijin, Ia naik ke bagian belakang truk tersebut. Di truk tersebut, ternyata terdapat 2 petani lainnya. Karena Ia khawatir barang-barangnya akan hilang dicuri oleh kedua petani lainnya, Ia tetap memikul barang bawaannya itu. Sehingga, Ia kelelahan dan akhirnya minta turun dari truk tersebut dan terus melanjutkan perjalanan dengan berjalan.

Poin penting dari game ini adalah kepercayaan. Apabila kita tidak percaya pada orang disekitar kita maka diri kita akan rugi, karena rasa was-was yang selalu membayangi.

4.      Menggambar dengan mata tertutup

 

Salah satu perwakilan dari setiap kelompok ditunjuk untuk menjadi seorang pemimpin dari kelompok tersebut. Tugas pemimpin tersebut adalah memimpin anggota kelompoknya untuk menggambar sesuatu. Mata setiap anggota kelompok akan ditutup ketika menggambar. Tugas pemimpin adalah menunjukkan jalan bagaimana sebuah gambar akan terbentuk dengan sempurna.

Poin penting dari game ini adalah percaya pada pemimpin untuk mencapai tujuan (gambar terbaik dan tercepat) yang diinginkan. Maka itulah perusahaan yang baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s